Harga Vaksinasi Mandiri Belum Pasti

Berdasarkan laporan Bank Dunia, ada sekitar one hundred fifteen juta atau 45 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang masuk dalam kategori miskin dan rentan miskin hingga April 2020. “Misalnya kalau kita mendapatkan akses untuk mendapatkan harga vaksin yang murah, melalui diplomasi multilateral dan sebagainya, itu juga memungkinkan salah satu alternatifnya. Kalau kualitas kan nanti akan sama, kalau dia sudah lolos uji klinis fase III, dan mendapatkan ijin dari BPOM ya kita akan menjamin bahwa kualitas vaksin itu akan sama,” pungkasnya.

Jakarta, Kominfo – Beredar konten infografis berisi penawaran tindakan vaksinasi Covid-19 RS Pelni. Dalam konten itu terdapat varian vaksin Covid-19 disertai harga, keterangan usia penerima, dosis, dan jarak antar vaksin mulai dari Sinovac, Moderna, Pfizer, AstraZeneca, Novavax dan Sinopharm. Yang jelas merek vaksin akan berbeda dengan yang vaksin program pemerintah. Meski begitu, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa vaksin Moderna mampu melawan virus corona varian baru yang diidentifikasi di Inggris (B.1.1.7) dan yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan (B.1.351).

Sekedar informasi, saat ini pemerintah tengah merampungkan kebijakan program vaksinasi mandiri. Kemungkinan akan diselesaikan oleh Pemerintah pada pekan ketiga Februari 2021. Namun, Rosan tidak bisa memastikan kapan regulasi terkait impor vaksin Covid-19 oleh swasta bisa selesai. Pemerintah masih belum menentukan harga dan waktu pelaksanaan vaksinasi mandiri atau kini dikenal dengan nama vaksinasi gotong royong. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa penetapan dua hal tersebut dilakukan setelah pertemuanPT Bio Farma dengan produsen vaksin.

Tak hanya untuk percepatan herd immunity, tetapi juga membantu anggaran pemerintah. Ditanya soal harga vaksin, Shinta menjawab, itu semua ditentukan oleh Kemenkes dan Kadin tidak bisa ikut campur tangan dari segi harga. Diakui Shinta, banyaknya perusahaan yang berminat untuk berpartisipasi walaupun bersifat sukarela, karena mereka sudah mengeluarkan biaya besar untuk berbagai kebutuhan tes Covid-19 bagi karyawannya. Menurut Shinta, Kadin menyadari posisi Bio Farma yang tidak mudah untuk mendapatkan vaksin, di tengah banyak sekali negara lain yang juga membutuhkan vaksin. “Pada prinsipnya, saat ini kami hanya bisa menunggu dan berharap vaksin gotong royong bisa berjalan pada Mei,” tutur dia.

Sementara ini, proses distribusi vaksin ke fasilitas pelayanan kesehatan di daerah dilakukan melalui PT Bio Farma selaku Holding BUMN Farmasi. Dengan begitu, total biaya vaksin gotong royong untuk satu orang sebesar Rp1 juta. Proses audit dan evaluation yang dilakukan BPKP tidak saja menyangkut harga vaksinasi gotong royong, namun juga dana pengadaan vaksin secara keseluruhan. Dalam evaluate vaksin jadi misalnya, lembaga auditor inner negara akan melihat berapa harga impor, bea masuk, bea importasi, dealing with, transportasi pesawat, hingga harga sewa chilly chain di pesawat untuk menjamin kualitas vaksin. Artinya, vaksinasi gotong royong baru akan berjalan jika vaksinnya sudah tersedia.

Harga vaksin mandiri

Namun, informasi tersebut telah dicabut karena terjadi kesalahpahaman dan RS Pelni tidak memiliki wewenang untuk melakukan pengadaan vaksin. Akan tetapi, informasi tersebut telah dicabut karena terjadi kesalahpahaman dan RS Pelni tidak memiliki wewenang untuk melakukan pengadaan vaksin. Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong sebagaimana dimaksud pada ayat dilakukan melalui kerja sama antara badan hukum atau badan usaha dengan Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik masyarakat/swasta,” bunyi pasal 22 ayat three. Seperti diketahui vaksin Sinovac menggunakan teknologi yang berbeda, menggunakan bentuk virus corona yang tidak aktif untuk memicu respons kekebalan terhadap virus.

Vaksin ini hanya bertahan 30 hari jika didinginkan pada suhu antara 2-8 derajat celcius. Kurang dari 2 bulan kemudian, pada 9 Desember 2020, Uni Emirat Arab memberikan persetujuan penuh untuk pengguanaan vaksin Sinopharm sekaligus mengumumkan tingkat efektivitasnya sebesar 86 persen. Sementara pada 14 Desember 2020, penggunaan vaksin itu juga disetujui di Bahrain.

“Untuk lokasi pemberian vaksin, kami masih menegosiasikan dengan Pemerintah untuk kesepakatannya. Tetapi tidak mengganggu pelayanan yang ada dan akan dilibatkan juga rumah sakit swasta,” tutupnya. “Pengadaan vaksin harus melalui Bio Farma. Karena itu, Kadin membuat perjanjian dengan Bio Farma untuk pengadaan vaksinnya. Dan Kadin juga sudah mengusulkan beberapa perusahaan swasta yang membantu distribusi logistik chilly chain-nya,” kata Shinta.

Soal harga, Ketua Umum Golkar ini menambahkan, Kementerian Kesehatan segera menerbitkan Permenkes mengenai vaksinasi gotong royong. Nantinya, vaksinasi dengan skema gotong royong akan menggunakan vaksin Covid-19 produksi Sinopharm. Indonesia sendiri sudah sepakat dengan Sinopharm untuk mendatangkan 7,5 juta dosis vaksin sampai Juli nanti. Menurut Airlangga, stok vaksin mandiri akan terus bertambah karena kontrak pengadaan vaksin dari Sinopharm mencapai 7,5 juta dosis.